April 30, 2012

Apa yang Tak Mungkin?

…
Bagi kita
theist dan atheist bisa berkumpul
muslim dan kristiani bisa bercanda
artist dan atlit bisa bergurau
kafir dan muttaqien bisa bermesraan
... 
Ahmad Wahib dalam Sepotong Bait Puisi Perpisahan
(14 Agustus 1969)

Perbedaan berkumpul menjadi satu, 
dengan tetap mempertahankan perbedaannya. 
Apakah itu mungkin?

Toh, di mata Tuhan kita tetap sama. 

Manusia.

Apa yang tak mungkin?

Mengenal Wahib, Mengenal Islam dengan Kritis



Saya terus mengangguk-angguk tanda setuju. Buku Pergolakan Pemikiran Islam: Catatan Harian Ahmad Wahib ini seperti mewakili apa yang selama ini menjadi kegundahan banyak orang, termasuk saya, tapi tidak berani diutarakan. Takut dianggap menyimpang, tabu atau bahkan lebih ekstrimnya ateis. 

Islam di negeri bernama Indonesia ini terpuruk. Ini hanya pendapat saya. Mungkin pernyataan itu bisa untuk renungan kita bersama. Apa yang sebenarnya salah. 

Saya sedih. Bukan Islam yang salah, saya tahu itu. Salah satu penyebabnya adalah masih banyak umatnya yang terjebak di masa lalu dan mereka tidak mau keluar dari sana. Apakah kalian semua menyadari itu?

February 28, 2012

Wer bin ich?


"Ich weiss nicht."

February 14, 2012

"Biasanya cinta tidak berumur panjang, dan bisa menyakitkan. Persahabatan biasanya lebih tahan dan bisa juga indah. Kamu nantinya akan segera menyadari bahwa mencintai lebih dari satu orang dalam saat bersamaan pun bisa terjadi" 
Gerimis Musim Semi dalam Urban Sensation, Bre Redana.

February 7, 2012

Tidur Siang




"Ketika tertidur, ketahuilah bahwa ada yang memandangi anda dari kejauhan."

"Libur akan segera berakhir."


"Libur akan segera berakhir."


"Puaskah?"

Bercengkrama


Ketika Herr Jerapah & Frau Zebra saling menyapa.